A.
Pengertian Komunikasi Massa
Defenisi komunikasi massa yang paling sederhana
dikemukakan oleh Bittner yakni “komunikasi massa adalah pesan yang
dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah orang besar”. Sedangkan
defenisi komunikasi massa yang lebih rinci dikemukakan oleh ahli komunikasi
yakni Gerbner “kommunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang
berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontiniu serta paling
luas dimiliki orang dalam masyarakat industri (Ardianto, 2004:4). Jadi, Komunikasi
massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan
menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).
Organisasi - organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan
memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan
mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media
menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat.
Dalam komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi,
memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.
B. Ciri – Ciri Komunikasi Massa
- Komunikator dalam komunikasi massa melembaga
- Komunikan dalam komunikasi massa bersifat heterogen
- Pesannya bersifat umum
- Komunikasi berlangsung satu arah
- Komunikasi massa menimbulkan keserempakan
- Komunikasi massa mengandalkan peralatan teknis
- Komunikasi massa dikontrol oleh gate keeper
C. Karakteristik Komunikasi Massa
Adapun karakteristik yang
dimiliki oleh komunikasi massa antara lain adalah :
1. Komunikator Terlembagakan.
Sesuai dengan pendapat Wright, bahwa
komunikasi massa itu melibatkan
lembaga, dan komunikatornya bergerak dalam organisasi
kompleks, maka
proses pemberian pesan yang diberikan oleh komunikator
harus bersifat
sistematis dan terperinci.
2. Pesan
Bersifat Umum.
Pesan dapat berupa fakta, peristiwa ataupun opini.
Namun tidak semua fakta atau peristiwa yang terjadi di sekeliling kita dapat
dimuat dalam media massa. Pesan komunikasi massa yang dikemas dalam bentuk
apapun harus memenuhi kriteria pengting atau menarik.
3.
Komunikannya yang Anonim dan Heterogen.
Komunikan
yang dimiliki komunikasi massa adalah anonim ( tidak dikenal ) dan heterogen (
terdiri dari berbagai unsur ).
4. Media Massa Menimbulkan
Keserempakan.
Keserempakan media massa itu adalah
keserempakan kontak dengan sejumlah besar penduduk dalam jarak yang jauh dari
komunikator, dan penduduk tersebut satu sama lainnya berada dalam keadaan
terpisah.
5. Komunikasi Mengutamakan Isi Ketimbang Hubungan.
Dalam komunikasi massa, pesan harus disusun
sedemikian rupa berdasarkan sistem tertentu dan disesuaikan karakteristik media
massa yang digunakan. Di dalam komunikasi antarpersonal, yang menentukan
efektivitas komunikasi bukanlah struktur, tetapi aspek hubungan manusia, bukan
pada “ apanya “ tetapi “ bagaimana “. Sedangkan pada komuniaksi massa
menekankan pada “ apanya “(Ardianto, 2004:7-8)
6. Komunikasi Massa Bersifat Satu Arah.
Komunikator dan komunikan tidak
dapat terlibat secara langsung, karena
proses pada komunikasi massa yang
menggunakan media massa.
7. Stimulasi Alat Indra “ Terbatas “.
Stimulasi alat indra tergantung
pada media massa. Pada surat kabar dan
majalah, pembaca hanya melihat, pada media radio khalayak
hanya
mendengarkan, sedangkan pada media televisi dan film kita
menggunakan
indra pengelihatan dan pendengaran.
8. Umpan Balik Tertunda ( Delayed ).
Hal ini dikarenakan oleh jarak
komunikator dengan komunikan yang
berjauhan dan katakter komunikan yang anonim dan heterogen
(Ardianto,
2004:7-8).
D. Fungsi Komunikasi Massa
fungsi dari
komunikasi massa adalah sebagai berikut :
a.
Penafsiran ( Interpretation )
Fungsi penafsiran ini berbentuk komentar
dan opini yang ditujukan kepada khalayak, serta dilengkapi perspektif ( sudut
pandang )
terhadap
berita atau tanyangan yang disajikan.
b.
Pertalian ( Linkage )
Dapat menyatukan anggota masyarakat yang
beragam sehingga
membentuk
pertalian berdasarkan kepentingan dan minat yang sama
tentang
sesuatu.
c.
Penyebaran Nilai-nilai ( Transmission Of Values )
Dengan cara media massa itu ditonton,
didengar, dan dibaca. Media
massa
itu memperlihatkan kepada kita bagaimana mereka bertindak
dan
apa yang diharapkan oleh mereka.
d.
Hiburan ( Entertainemnt )
Berfungsi sebagai penghibur tiada lain
tujuannya adalah untuk
mengurangi
ketegangan pikiran khalayak.
e.
Fungsi Informasi
Media massa berfungsi sebagai penyebar
informasi bagi pembaca,
pendengar,
atau pemirsa.
f.
Fungsi Pendidikan
Salah satu cara media massa dalam
memberikan pendidikan adalah
dengan
melalui pengajaran etika, nilai, serta aturan-aturan yang
berlaku
bagi pembaca atau pemirsa.
g.
Fungsi Mempengaruhi
Secara implisit terdapat pada
tajuk/editorial, Features, iklan, artikel
dan
sebagainya.
h.
Fungsi Proses Pengembangan Mental.
Media massa erat kaitannya dengan
prilaku dan pengalaman
kesadaran
manusia.
i.
Fungsi Adaptasi Lingkungan
Yakni penyesuaian diri terhadap
lingkungan dimana khalayak dapat
beradaptasi
dengan lingkungannya dengan dibantu oleh media massa,
ia
bisa lebih mengenal bagaimana keadaan lingkungannya melalui
media
massa.
j.
Fungsi Memanipulasi Lingkungan
Berusaha untuk mempengaruhi, komunikasi
yang digunakan sebagai
alat
kontrol utama dan pengaturan lingkungan.
k.
Fungsi Meyakinkan ( To Persuade )
-
Mengukuhkan atau memperkuat sikap, kepercayaan atau nilai
seseorang.
-
Mengubah sikap, kepercayaan, atau nilai seseorang
-
Menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu (Effendi,
2003:29).
E. Unsur –
Unsur Komunikasi Massa
Komunikasi massa merupakan proses
yang dilakukan melalui media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk
menyampaikan informasi kepada khalayak luas. Dengan demikian, maka unsur-unsur
penting dalam komunikasi massa adalah:
1. Komunikator
a. Merupakan pihak yang mengandalkan media massa
dengan teknologi informasi modern sehingga dalam menyebarkan suatu informasi,
maka informasi tersebut dengan cepat ditangkap oleh publik.
b. Komunikator dalam penyebaran informasi mencoba
berbagai informasi, pemahaman, wawasan, dan solusi-solusi dengan jutaan massa
yang tersebar tanpa diketahui jelas keberadaan mereka.
c. Komunikator juga berperan sebagai sumber pemberitaan
yang mewakili institusi formal yang bersifat mencari keuntungan dari penyebaran
informasi tersebut.
2. Media Massa
Media massa merupakan media komunikasi dan informasi
yang melakukan penyebaran secara massal dan dapat diakses oleh masyarakat secara
massal pula. Media massa adalah institusi yang berperan sebagai agent of
change, yaitu sebagai institusi pelopor perubahan. Ini adalah paradigma utama
media massa.
Dalam
menjalankan paradigmanya media massa berperan :
a.
Sebagai institusi pencerahan masyarakat, yaitu perannya sebagai media edukasi.
b.
Sebagai media informasi, yaitu media yang setiap saat menyampaikan informasi
kepada masyarakat.
c.
Terakhir media massa sebagai media hiburan. (Bungin, 2006:85)
3.
Informasi Massa
Informasi massa merupakan informasi yang
diperuntukan kepada masyarakat secara massal, bukan informasi yang hanya boleh
dikonsumsi oleh pribadi. Dengan demikian, maka informasi massa adalah milik publik,
bukan ditujukan kepada individu masing-masing.
4.
Gatekeeper
Merupakan penyeleksi informasi
informasi. Sebagaimana diketahui bahwa komunikasi massa dijalankan oleh beberapa
orang dalam organisasi media massa, mereka inilah yang akan menyeleksi informasi
yang akan disiarkan atau tidak disiarkan.
5.
Khalayak
Khalayak merupakan massa yang menerima
informasi massa yang disebarkan oleh media massa, mereka ini terdiri dari
publik pendengar atau pemirsa sebuah media massa.
6.
Umpan Balik
Umpan balik dalam komunikasi massa
umumnya mempunyai sifat tertunda sedangkan dalam komunikasi tatap muka bersifat
langsung. Akan tetapi, konsep umpan balik tertunda dalam komunikasi massa ini
telah dikoreksi karena semakin majunya teknologi, maka proses penundaan umpan
balik menjadi sangat tradisional (Bungin, 2006:71).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar