Jumat, 04 September 2015

Model-Model Komunikasi



·       Model-Model Komunikasi
 

  1. 1.     Model Komunikasi Intrapribadi Barnlund
Komunikasi Intrapribadi Barnlund pertama kali dikemukakan oleh Dean C. Barnlund. Beliau adalah orang yang ahli ilmu komunikasi yang berasalah dari Amerika Serikat. Komunikasi intrapribadi adalah proses pengolahan informasi yang melalui sistem syaraf yang ada didalam otak kita. Proses berpikir adalah bagian dari proses komunikasi yang ada didalam setiap individu.

  1. 2.     Model Komunikasi Antarpribadi Barnlund
Model komunikasi Antarpribadi dikemukakan oleh Dean C. Barnlund. pada dasarnya model komunikasi antarpridbadi ini merupakan kelanjutan dari model komunikasi intrapribadi. unsur – unsur tambahan didalam komunikasi antarpribadi ini adalah pesan dan isyarat perilaku. Komunikasi Antarpribadi ini diartikan sebagai pertemuan antar dua, tiga, atau empat orang yang terjadi secara spontan dan tidak berstruktur.

  1. 3.     Model Komunikasi S-R ( Stimulus Respon )
Komunikasi ini adalah komunikasi yang paling mendasar dan sederhana. Komunikasi ini memberikan apabila ada aksi mata maka timbul reaksi. Apabila ada seorang gadis berlenggak lenggok bak pragawati didepan seorang pria dan banyak pria yang meliah wanita tersebut tanpa berkedip, inilah yang disebut proses komunikasi S-R

  1. 4.     Model Komunikasi Shannon dan Weaver
Model awal komunikasi dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949. Model ini sering disebut model matematis atau model teori informasi itu mungkin adalah model yang pengaruhnya paling kuat atas model dan teori komunikasi lainnya. Model Shannon dan Weaver ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. Dengan kata lain, model Shannon dan Weaver mengasumsikan bahwa sumber informasi menghasilkan pesan untuk dikomunikasikan dari seperangkat pesan yang dimungkinkan. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi sinyal yang sesuai dengan saluran yang digunakan. Saluran (channel) adalah medium yang mengirim sinyal (tanda) dari transmitter ke penerima (receiver).

  1. 5.     Model Komunikasi Lasswell
Model komunikasi ini merupakan ungkapan verbal, yakni; who, say what, In which Channel, To Whom, With What Effect. Model ini dikemukakan oleh Harold Lasswell tahun 1948 yang menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya alam masyarakat. Lasswell mengemukakan tiga fungsi komunikasi, yaitu: pengawasan lingkungan, korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan, transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya. Lasswell mengaku bahwa tidak semua komunikasi bersifat dua arah. Model Lasswell sering diterapkan dalam komunikasi massa. Model tersebut mengisyaratkan ahwa lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. Model Lasswell dikritik karena model itu tampaknya mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan. Model ini juga terlalu menyederhanakan masalah.

  1. 6.     Model Komunikasi Schramm
Menurut Wilburg Schramm, komunikasi senantiasa membutuhkan setidaknya tiga unsur: sumber (source), pesan (message), dan sasaran (destination). Sumber boleh jadi seorang individu atau suatu organisasi seperti surat kabar, stasiun televisi. Menurut Schramm, setiap orang dalam proses komunikasi adalah sekaligus sebagai enkoder dan dekoder. Kita secara konstan menyandi balik tanda-tanda dari lingkungan kita, menafsirkan tanda-tanda tersebut.

  1. 7.     Model Komunikasi DeFleur
Menggambarkan komunikasi massa ketimbang komunikasi antar pribadi. Modelnya merupakan perluasan dari model yang dikemukakan para ahli lain khususnya Shannon dan Weaver dengan memasukan perangkan media massa (mass medium service) dan peragkat umpan balik (feedback). Hal itu disampaikan secara verbal atau atau dituliskan dalam simbol – simbol tertentu, sehingga peristiwa tersebut dapat kita baca, dengar atau di lihat, serta dapat dipersepsikan sebagai stimulus oleh khalayak





Tidak ada komentar:

Posting Komentar