· Model-Model Komunikasi
- 1. Model Komunikasi Intrapribadi Barnlund
Komunikasi Intrapribadi Barnlund pertama kali
dikemukakan oleh Dean C. Barnlund. Beliau adalah orang yang ahli ilmu
komunikasi yang berasalah dari Amerika Serikat. Komunikasi intrapribadi adalah
proses pengolahan informasi yang melalui sistem syaraf yang ada didalam otak
kita. Proses berpikir adalah bagian dari proses komunikasi yang ada didalam
setiap individu.
- 2. Model Komunikasi Antarpribadi Barnlund
Model komunikasi Antarpribadi
dikemukakan oleh Dean C. Barnlund. pada dasarnya model komunikasi antarpridbadi
ini merupakan kelanjutan dari model komunikasi intrapribadi. unsur – unsur tambahan
didalam komunikasi antarpribadi ini adalah pesan dan isyarat perilaku. Komunikasi
Antarpribadi ini diartikan sebagai pertemuan antar dua, tiga, atau empat orang
yang terjadi secara spontan dan tidak berstruktur.
- 3. Model Komunikasi S-R ( Stimulus Respon )
Komunikasi ini
adalah komunikasi yang paling mendasar dan sederhana. Komunikasi ini memberikan
apabila ada aksi mata maka timbul reaksi. Apabila ada seorang gadis berlenggak
lenggok bak pragawati didepan seorang pria dan banyak pria yang meliah wanita
tersebut tanpa berkedip, inilah yang disebut proses komunikasi S-R
- 4. Model Komunikasi Shannon dan Weaver
Model awal komunikasi dikemukakan oleh Claude
Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949. Model ini sering disebut model
matematis atau model teori informasi itu mungkin adalah model yang pengaruhnya
paling kuat atas model dan teori komunikasi lainnya. Model Shannon dan Weaver
ini menyoroti problem penyampaian pesan berdasarkan tingkat kecermatannya. Dengan
kata lain, model Shannon dan Weaver mengasumsikan bahwa sumber informasi
menghasilkan pesan untuk dikomunikasikan dari seperangkat pesan yang
dimungkinkan. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi sinyal yang sesuai
dengan saluran yang digunakan. Saluran
(channel) adalah medium yang mengirim sinyal (tanda) dari transmitter ke
penerima (receiver).
- 5. Model Komunikasi Lasswell
Model komunikasi ini merupakan ungkapan verbal,
yakni; who, say what, In which Channel, To Whom, With What Effect. Model ini dikemukakan oleh Harold Lasswell
tahun 1948 yang menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang
diembannya alam masyarakat. Lasswell mengemukakan tiga fungsi komunikasi,
yaitu: pengawasan lingkungan, korelasi berbagai bagian terpisah dalam
masyarakat yang merespon lingkungan, transmisi warisan sosial dari suatu
generasi ke generasi lainnya. Lasswell mengaku bahwa tidak semua komunikasi
bersifat dua arah. Model Lasswell
sering diterapkan dalam komunikasi massa. Model tersebut mengisyaratkan ahwa
lebih dari satu saluran dapat membawa pesan. Model Lasswell dikritik karena
model itu tampaknya mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang
bertujuan. Model ini juga terlalu menyederhanakan masalah.
- 6. Model Komunikasi Schramm
Menurut Wilburg Schramm, komunikasi senantiasa
membutuhkan setidaknya tiga unsur: sumber (source), pesan (message), dan
sasaran (destination). Sumber boleh jadi seorang individu atau suatu organisasi
seperti surat kabar, stasiun televisi. Menurut Schramm, setiap orang dalam
proses komunikasi adalah sekaligus sebagai enkoder dan dekoder. Kita secara
konstan menyandi balik tanda-tanda dari lingkungan kita, menafsirkan
tanda-tanda tersebut.
- 7. Model Komunikasi DeFleur
Menggambarkan komunikasi massa ketimbang
komunikasi antar pribadi. Modelnya merupakan perluasan dari model yang
dikemukakan para ahli lain khususnya Shannon dan Weaver dengan memasukan
perangkan media massa (mass medium service) dan peragkat umpan balik
(feedback). Hal itu disampaikan secara verbal atau atau dituliskan dalam simbol
– simbol tertentu, sehingga peristiwa tersebut dapat kita baca, dengar atau di
lihat, serta dapat dipersepsikan sebagai stimulus oleh khalayak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar